Pengertian probiotik cukup beragam, salah satu diantaranya adalah
mikroba menguntugkan yang berperan bagi kehidupan ikan baik secara langsung ataupun tidak langsung.
Teknik probiotik sendiri sudah jauh berkembang dari tahun ke tahun. Dalam bidang perikanan,
probiotik sudah diterapkan dalam upaya menjaga kualitas media budidaya ikan,
mencegah dan mengatasi serangan penyakit pada ikan, dan meningkatkan kualitas serta efisiensi
pakan.
Efisiensi pakan pada ikan ditentukan oleh kemampuan ikan tersebut mencerna pakan yang dikonsumsinya. Di saluran pencernaan, pakan yang terdiri dari senyawa kompleks akan dirombak menjadi senyawa yang lebih sederhana. Senyawa seperti protein, lemak dan karbohidrat akan dirombak selama pencernaan berlangsung sehingga menjadi senyawa sederhana berupa asam amino, asam lemak dan gliserol, dan glukosa.
Proses perombakan ini
membutuhkan keberadaan enzim. Enzim yang berperan dalam proses perombakan senyawa
kompleks menjadi senyawa sederhana berasal dari tubuh ikan dan mikroba yang hidup di
saluran pencernaan. Mikroba ini kita
masukkan bersamaan dengan pemberian pakan. Mikroba akan
mensekresi enzim ke lingkungannya untuk merombak bahan organik yang ada di
sekitarnya sehingga dapat lebih mudah diserap oleh ikan. Sifat khas dari mikroba ini telah membantu proses
pencernaan pakan oleh ikan, sehingga
penyerapan nutrisi dari pakan dapat berlangsung optimal. Tingkat penyerapan
inilah yang akan meningkatkan percepatan pertumbuhan bobot ikan.
Ikan herbivor contohnya, memiliki kemampuan untuk mencerna pakan yang berasal dari
nabati. Kemampuan ini dicirikan dengan enzim karbohidrase yang terkandung di saluran
pencernaan. Makin banyak jenis dan jumlah enzim yang terdapat di
saluran pencernaan, proses metabolisme akan lebih baik. Proses metabolisme yang lancar akan membuat ikan
lebih cepat gemuk dan terhindar dari berbagai penyakit yang berasal dari
saluran pencernaan.
Ikan yang hidup di alam
memiliki komposisi mikroba di saluran pencernaan berbeda dengan ikan sejenis yang hidup di
media budidaya. Dengan demikian, rekayasa mikroba yang hidup di saluran pencernaan dapat
dilakukan. Hasil penelitian mengenai isi lambung, memperlihatkan
bahwa mikroba di saluran pencernaan dapat direkayasa. Kondisi ini akan menyempurnakan
proses perombakan pakan, karena memungkinkan ikan yang semula herbivor akan berubah
menjadi omnivor sejalan dengan rekayasa jenis dan jumlah mikroba
yang hidup di saluran pencernaan.
Teknis
pemberian probiotik pada pakan
Pemberian pakan
pada budidaya ikan adalah hal wajib dan dilakukan setiap hari. Pada sistem budidaya
intensif pakan yang diberikan setiap hari secara rutin ditambah
dengan pemakaian probiotik yang
mengandung banyak mikroba yang berfungsi membantu proses metabolisme tubuh dan
pencernaan, seperti lactobacillus, sacromycess, carnobacterium, dan lainnya.
Probiotik ada dua macam bentuknya, ada yang serbuk
dan ada yang larutan. Penggunaan probiotik pada pakan caranya campur 5 kg pakan pelet merek apapun juga dengan
larutan Probiotik (untuk probiotik dengan bentuk
serbuk dapat diencerkan terlebih dahulu). Larutan ini terdiri dari 10 ml probiotik + 1 sdm gula/tetes tebu + 0.5 liter air aduk-aduk
diamkan selama 0-5-1 jam baru kemudian kocor pada 5 kg pelet, biarkan probiotik
tersebut meresap dan selanjutnya
pakan siap untuk ditebarkan seperti biasa.
Untuk pakan
kurang atau lebih dari 5 kg dosisnya tinggal perbandingan saja. Intinya
probiotik bukan zat kimia sehingga dosis berlebih tidak menembulkan efek
negatif pada ikan tapi lebih bagus hasilnya. Syarat dari pemberian Probiotik
pada pakan ini adalah harus disiplin dan rutin untuk mendapatkan hasil yang
maksimal.
Pelet yang sudah
dicampur dengan Probiotik efektif hingga 12 jam setelah pencampuran , oleh
karena itu dalam melakukan pencampuran pakan dengan probiotik haruslah dilihat
seberapa banyak pakan yang biasa diberikan tiap harinya sehingga pakan yang
sudah tercampur Probiotik tidak berlebih dalam pencampurannya cukup
diperkirakan untuk pemberian pakan sehari ( pagi,siang sore atau tiap 4 jam
sekali). Tidak dianjurkan menyimpan pakan yang sudah dicampur Probiotik selama
lebih dari 12 jam karena keefektifannya akan berkurang, dan
dikhawatirkan muncul penjamuran pada pakan yang akan berakibat buruk pada ikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar